Tips
4 Rekomendasi Nasi Lengko Cirebon Enak dan Murah

4 Rekomendasi Nasi Lengko Cirebon Enak dan Murah

Hola, Traveler, masih dengan tulisan kuliner Cirebon di blog mywordsjourney.com ya. Simak terus, ya, artikel terbaru di sini yang nggak jauh-jauh dari Kuliner, Traveling, Budaya, atau kafe Hits yang ada di Cirebon. 

Nah, traveler pernah dengar Nasi Lengko? Nasi legend, enak, dan murah meriah. Penasaran? Check this out!

Cirebon menyimpan banyak kuliner, diantaranya Nasi Lengko. Karena sangat terkenal, begitu ada yang mengatakan ingin makan nasi, pasti banyak yang menunjukkan warung makan dengan menu makanan satu ini. 

Jenis hidangan ini sangat merakyat, enak, murah dan mudah dijumpai. Kamu bisa menyantapnya di pinggir jalan sambil menikmati hiruk pikuk kota atau di rumah makan terkenal. Satu porsi nasi khas ini juga dijual cukup murah.

Sejarah Nama Nasi Lengko

Nasi lengko

Tidak sedikit yang penasaran dengan nama dari menu satu ini.  Jika Empal Gentong berasal dari tempat memasak yang berupa periuk, nama lengko awalnya adalah kata langka.

Lalu lidah masyarakat Cirebon yang majemuk susah untuk menyebutnya sehingga menjadi lengko

Banyak yang meyakini penamaan lengko karena dalam satu porsi hanya ditambah sedikit lauk saja. Biasanya berupa irisan tempe, tahu, kerupuk, toge dan sayur yang kemudian disiram dengan kuah kacang. 

Sedangkan kandungan protein dan karbohidratnya cukup tinggi. Untuk menambah rasa, banyak yang menikmatinya bersama lauk berupa daging, paru atau telur. Jadi saat ini sudah lebih bervariasi.

Cirebon yang pernah menjadi basis perjuangan untuk mendapatkan kemerdekaan RI menyimpan banyak sejarah. Saat tersebut, rakyat kekurangan pangan karena hasil pertanian dibawa penjajah. 

Ada yang percaya bahwa kata lengko tersebut karena pada zaman penjajah, penduduk kurang pangan. Kata lengko muncul untuk menunjukkan bahwa makanan merupakan barang yang langka. 

Sumber lain menyebutkan bahwa lengko berasal dari kata lekoh yang berarti pekat. Maksudnya adalah warna putih dari nasi berubah menjadi pekat karena guyuran kuah kacang di atas sayuran serta lain.

Untuk mendapatkan nasi Lengko terdekat dengan tempat tinggal cukup mudah. Banyak warung yang menyediakan pada aplikasi online sehingga pelanggan mudah menemukannya.

Filosofi Nasi Lengko Khas Cirebon

Menu Nasi Lengko Cirebon mengajarkan kesederhanaan. Lauk yang menemani satu porsi hidangan ini terbatas baik jumlah maupun jenisnya.

Kesederhanannya juga terlihat dari cara penyajian, tanpa hiasan atau kreasi khusus. Cukup sepiring nasi diberi lauk dan kuah kacang serta tambahan kecap.

Nasi lengko juga mengajarkan keberagaman. Sebagaimana diketahui, masyarakat Cirebon merupakan perpaduan dari suku Jawa, Sunda dan pendatang luar seperti China, India dan Arab. 

Seporsi nasi yang berisi lauk aneka jenis namun jumlahnya sedikit menunjukkan percampuran dan kebersamaan antar suku tersebut. Ini yang menyebabkan semua masyarakat bisa menerimanya sebagai hidangan untuk makan siang, pagi maupun malam

Filosofi berikutnya adalah untuk mendapatkan rasa lezat bisa berasal dari bahan sederhana. Banyak yang menambahkan kecap untuk menguatkan rasa dari nasi khas ini. Ternyata rasanya lebih nikmat.

Ini membuktikan bahwa untuk menikmati rasa lezat tidak harus makan daging atau ikan yang pada saat penjajahan cukup mahal. Filosofi kesederhanaan menjadi pelajaran berharga dari makanan tradisional Cirebon ini.

Kesederhanaan menu nasi lengko khas Cirebon ternyata tidak membuatnya ditinggal oleh masyarakat termasuk pendatang atau wisatawan. Bahkan warung makan yang menyediakan menu ini terus ramai oleh pembeli.

Pelajaran yang terdapat pada nasi khas Cirebon ini bahwa untuk menjadi sukses dan terkenal tidak harus kaya. Bermanfaat dan dapat melayani atau terjangkau semua kalangan Sudah cukup.

Ciri Khas Nasi Lengko

Nasi lengko khas Cirebon

Kuliner lokal ini terbuat dari bahan asli yang bisa diperoleh di pasar tradisional. Karena terlalu sederhana, bahkan bahan sayurannya bisa berasal dari pekarangan sendiri. Ini yang menjadi ciri khas. 

Ciri khas lainnya  dari nasi Lengko adalah irisan daun kucai di atas seporsi nasi putih lengkap dengan lauknya. Secara umum nasi ini rendah kalori karena bahannya non hewani.

Rekomendasi Nasi Lengko Enak di Cirebon

Menemukan warung Nasi Lengko di wilayah Cirebon sangat mudah. Banyak yang menyediakannya dari pagi sampai malam. Karena penggemarnya yang terus bertambah, warung tersebut tidak pernah sepi. Berikut beberapa warung Nasi Lengko yang perlu dicoba.

1. Nasi Lengko H. Barno

Nasi lengko H. Barno

Warung makan nasi Lengko H Barno merupakan legenda di Cirebon. Hampir semua orang mengenal kelezatanya. Sejak tahun 1968, sampai sekarang warung ini terus ramai oleh pengunjung.

Rasa masakannya juga tidak berubah. Hal ini yang menyebabkan semua yang pernah mencicipi ingin datang untuk makan lagi. Nasi Lengko Haji Barno tersedia sejak pukul 6 pagi hingga 8 malam. 

Keunikan dari warung ini adalah pemilihan bahan yang selalu berkualitas dan cara masak menggunakan arang sehingga rasa serta aromanya khas. Salah satu warung milik H Barno terletak di jln Pangonan sehingga terkenal dengan nama Nasi Lengko Pangonan.

2. Nasi Lengko Bahagia

Lokasinya di Jln Bahagia, Panjungan. Salah satu yang membuatnya berbeda adalah penggunaan kecap dengan rasa khas.

Nasi lengko bahagia

Olahan kuah kacangnya juga pas dan khas sehingga pengunjung yang pernah datang ingin kembali lagi.

Warung ini buka dari jam 9 pagi sampai 10 malam sehingga cukup longgar bagi pengunjung untuk datang dan menikmati sajian nikmat di sini. Apalagi menikmati hidangan sambil memandang ombak laut.

3. Nasi Lengko Bu Suinah

Lokasinya berada di Jln. Pilang Raya, Pilangsari. Selain menikmati menu seperti biasa, pembeli juga bisa memilih lauk ikan tahu goreng dan balado. Warung ini buka dari pukul 6 pagi sampai 8 malam.

Selain menu tersebut tersedia pilihan yang tidak kalah nikmatnya. Ada sate, sup dan sayur asem yang terasa segar dan nikmat. Harga seporsi hidangan lezat ini juga terjangkau. Tidak heran jika selalu ramai pengunjung. 

3. Nasi Lengko Mbok Temu

Nasi lengko Mbok Temu

Warung Mbok Temu berada di Jln Otista. Selain Nasi Lengko bisa memesan Empal Gentong yang lezat. Letak warungnya juga mudah ditemukan. Sedangkan soal harga cukup murah, hanya 10 ribu seporsi.

Apabila mau membawanya pulang juga bisa dalam kemasan kotak. Pengunjung juga bisa memesan nasi dengan lauk lainnya. Untuk harga, Mbok Temu menawarkan bervariasi tergantung bugdet pembeli.

Seporsi Nasi Lengko selalu membuat orang yang menikmati ketagihan. Tidak heran jika akan memesannya lagi. Apalagi harganya juga murah. selain itu mempunyai filosofi yang memberi banyak pelajaran hidup. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *